Nyanyian Burung Kertas

Langit hening, mendung menggulung
Sepasang jiwa yang terbakar
Jiwa lainnya bersorak girang
Bulan kelam, terselimut mega warna hitam

Diamlah, ada penyair di ujung rindu
Merayu kesepian
Membujuk kesendirian
Tangisnya menjelma burung-burung kertas
Bertepuklah untuk mereka,…
Inginku,
Kemenangan dalam penantian lama
Demi sepanjang jiwa yang bertahta

Siapa lagi yang akan mencerca?
Jika Bulan saja tiada berani tampak
Tapi siapa yang meraung?sambat bulan kelam
Merenggut remang malam, menikam dinding-dinding teralai angan?
Aah…, cuma ulah si penyair kemalaman
Menggubah lengang waktu, menjelma menjadi burung-burung kertas
Yang mengapung di cakrawala hampa


Semarang 4 Juni 2005

0 comments:

Post a Comment