SERPIHAN KACA
Redup cahaya lentera malam ini
Yang kutakutkan jika minyak tanah dalam botol itu habis,…
Malapetaka akan hadir
Perlahan dan pasti,…
Sumbu lentera itu masih saja menghisap sisa-sisa
tenaga dalam botol
Memijarkan cahaya merah berkepul asap
menghitam
Meja bambu ini juga masih saja kukuh
Seperti 25 tahun silam
Tempatya pun tiada berubah
Dipojok ruangan, waktu itu
Andai saja dia bisa cerita
Berpuluh-puluh buku pun tak kan cukup untuk
merenda
Yah,..cuma dia saksi keluh kesah sedih senang si
pengajar tua
Pernah juga dia terluka,…
Saat kaca jendela pecah terlempar batu
Tapi itu tak membuatnya mendendam
Goresan luka yang nampak menghitam
Guratan-guratan yang termakan keusangan
Butiran air ini pun tak mampu lagi terbendung
Terjatuh menyiram bekas goresan luka serpihan kaca
Blora 16 juli 2005
0 comments:
