ELEGI NEGERI TUA
Jejak lama yang membekas
Mulai menghilang
Sembunyi, dibalik debu menyelimuti
Entahlah,
Sampai akhir mana itu berkesudah
Angin lembah semilir
Mengoyak daun yang mengering
Dan…
Hijaunya padang rerumputan
Tak lagi bisa seindah dulu
Gemericik air di liukan sungai itu
Sama,
Kini musnah suara nyaringnya
Terdiam,
Membungkam jeritan bocah periang
Tanah luas
Berubah menjadi ganas
Lebah bukan lagi menghisap madu
Darah menjadi layak dijual
Saudaraku Aku ingin membunuhmu
Hanya lenguhan,
Desahan..
Dari nafas yang tertahan…
Pada pangkal tenggorokan
Semarang, 17 Maret 2006
0 comments:
